Liverpool sebenarnya mengawali laga tandanganya di Old Trafford, Minggu (21/3) dengan baik. Baru masuk menit kelima, Fernando Torres sudah bikin tuan rumah tertinggal. Namun, Wayne Rooney menyamakan kedudukan tujuh menit sesudahnya.
Dan sesudah gol tersebut, Liverpool relatif lebih ditekan oleh MU sepanjang babak pertama. Dan mimpi buruk itu datang ketika pada menit ke-59 ketika Park Ji Sung mencetak gol penentu kemenangan.
Sebuah hasil yang tentunya bikin Rafa kecewa di mana Liverpool sebenarnya bisa memegang kendali permainan dengan lebih dulu memimpin. Namun, faktor kelelahan usai bermain dua laga dalam selang tiga hari serta ketidaktenangan dalam memanfaatkan peluang membuyarkan misi meraup tiga poin,
"Kami kecewa. Kami tidak banyak banyak membuat peluang tapi aku rasa kami selalu membahayakan dan di dalam pertandingan seperti ini, detil-detil kecil dapat membuat perbedaaan besar," urai Rafa di situs resmi The Reds.
"Kami membuat awal yang sangat baik dan Fernando membuat gol yang bagus juga. Tapi kami kebobolan terlalu dini. Penalti tersebut adalah titik balik untuk mereka (MU) dan itulah yang bikin perbedaan besar)," lanjutnya lagi.
"Kami bermain sangat baik dan kami mempunyai kepercayan diri lalu satu keadaan merubah semuanya. Kami sangat kecewa namun tidak ada yang bisa mengubah semua ini," tukas Rafa.
Kekalahan ini membuat 'Si Merah' harus rela turun satu tangga ke peringkat keenam dengan 51 poin dari 31 poin. Sementara posisinya digantikan Manchester City yang menang 2-1 atas Fulham dengan 53 poin dari 29 laganya.
Dan selisih empat dengan Tottenham Hotspur yang menghuni posisi keempat dengan 30 laganya.
Sebuah situasi yang tentunya menyulitkan langkah The Anfield Gank untuk meraih tiket Liga Champions musim depan. Tapi Rafa tak mau pesimistis dan yakin benar Steven Gerrard dkk mampu memenuhi targetnya tersebut.
"Kami harus tetap percaya diri. Iini tergantung dengan tim lain jika mereka kalah di beberapa pertandingan namun kami harus fokus kepada pertandingan selanjutnya," tegasnya.
"Kami harus menang atas Sunderland lalu kami kita lihat bagaimana. Jika kami bisa menang di sisa laga berikutnya kami akan bertarung untuk itu hingga akhir."
"Sebagai seorang manajer, kamu harus tetap percaya. Sekarang ini menjadi lebih sulit karena kami harus tetap menekan dan kami percaya kami mampu melakukannya," demikian mantan pelatih Valencia itu.


0 komentar:
Posting Komentar